Paradigma Baru Penyiapan Calon Kepala Sekolah di Kab Brebes tahun 2011

Permendiknas no 28 tahun 2010 adalah paradigma baru penyiapan calon kepala sekolah lebih berkualitas. Peraturan ini ditetapkan tanggal 27 Oktober 2010. Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini, Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 162/U/2003 tentang Pedoman Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah dinyatakan tidak berlaku. Yang menjadi permasalahan adalah bersediakah raja-raja kecil meng”INSERT”kan isi peraturan ini ke dalam peraturan daerah yang dipatuhi?

Di pertengahan tahun 2011 ini Kabupaten Brebes telah melaksanakan rekrutmen kepala sekolah yang akan disertai Sertifikat Kepala Sekolah, dengan mengadakan kegiatan pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah, pada 17 – 21 Oktober 2011 bagi 80 orang calon Kepala Sekolah untuk angkatan I dan angkatan II.

Dari 19 guru dari  UPTD Pendidikan Kec Tanjung yang lolos seleksi calon kepala sekolah yang diselenggarakan pada pertengahan juli, terdapat 7 calon Kepala Sekolah yang dinyatakan mengikuti pendidikan dan pelatihan , yaitu :

  1. Ani Yuliastuti, S.Pd. ( SD Negeri Sengon 02 )
  2. Heri Budiarso, S.Pd. ( SD Negeri Pejagan 01 )
  3. Sugiyono, S.Pd. ( SD Negeri Sengon 02 )
  4. Wartim, S.Pd.SD (SD Negeri Lemahabang 02  )
  5. Umrotun, S.Pd.SD (SD Negeri Sengon 02 )
  6. Zein Rofik, S.Pd. (SD Negeri Tanjung 02 )
  7. Tarjuki, S.Pd.SD (SD Negeri Sarireja 02 )

Jika seorang guru direkrut tanpa sertifikat dan diklat alias melalui proses  sim salabim seperti dalam atraksi sulap, barangkali tidak salah jika ada sebagian orang yang mempertanyakan akan kewenangan dan kelayakan yang bersangkutan. Dengan adanya ketentuan ini,  maka ke depannya diharapkan tidak terjadi lagi kasus-kasus seperti  ini sehingga  sekolah benar-benar  dapat dipimpin oleh orang yang layak dan teruji. Hal ini sejalan dengan Visi Pendidikan Nasional 2010-2014 yaitu terselenggaranya layanan prima pendidikan nasional untuk membentuk insan indonesia yang cerdas komprehensif. Semoga.